:::: MENU ::::

Kamis, 12 Desember 2019


Sehat Saat Kehamilan? Jangan Lengah, Pahami Dulu 2 Sindrom Berbahaya Berikut

Bagi ibu hamil, keselamatan dirinya dan sang janin saat bersalin merupakan prioritas utama. Setiap orang tentu ingin memiliki bayi yang sehat, sempurna tanpa adanya cacat sedikitpun. Pemenuhan gizi dengan memahami pentingnya asupan kalsium selama kehamilan jadi hal yang penting karena sangat menentukan tumbuh kembang seorang anak. Padahal, disamping memahami persiapan persalinan di bidan, ibu hamil juga perlu berhati-hati dengan sindrom langka yang bisa menyerangnya dan sang janin. Berikut ini 2 sindrom yang dimaksud dan perlu diwaspadai.

Sindrom Patau

Sindrom patau atau sindrom Bartholin-Patau biasanya dikenal juga sebagai Trisomi 13. Sindrom ini merupakan kelainan genetic yang disebabkan kelainan kromosom pada kromosom 13. Mayoritas kejadian sindrom ini akibat seseorang memiliki tiga Salinan kormosom 13 di setiap sel di dalam tubuh dimana umumnya hanya memiliki 2 salinan kromosom saja.

Ketika sindrom ini terjadi, maka perkembangan janin akan bermasalah. Tak jarang pula janin yang mengalami sindrom ini juga akan mengalami kelainan jantung, kelainan otak/sumsum tulang belakang, perkembangan mata yang terhambat, jari tangan atau kaki ekstra, bibir sumbing, hypotonia dan yang paling parah hingga meninggal setelah satu minggu lahir. Lebih parah lagi, selama ini hanya 5-10 persen saja anak-anak yang mampu melewati tahun pertama dalam kehidupannya setelah dinyatakan menderita sindrom patau.

Twin Reversed Arterial Perfusion (TRAP Sequence)

Ada beberapa sindrom langka yang bisa terjadi pada ibu hamil, salah satunya adalah Twin Reversed Arterial Perfusion (TRAP Sequence). Sindrom TRAP terjadi pada bayi kembar khususnya pada area jantungnya. Saat seorang ibu mengalami sindrom ini, jantung pada bayi monokorionik akan memasok darah untuk bayi kembar tersebut di dalam kandungan. 

Kembar monokorionik merupakan kembar identik dengan kondisi berbagai placenta setelah lahir dan memiliki jaringan pembuluh darah yang berfungsi untuk memasok nutrisi penting dan oksigen saat berada dalam Rahim. Saat sindrom ini terjadi, maka risiko gagal jantung pada kedua bayi terutama jika terjadi peningkatan kerja jantung dalam memompa darah.

Disamping dua sindrom diatas, ibu hamil juga perlu menerapkan pola hidup sehat selama kehamilannya. Membaca info kesehatan terbaru dari guesehat.com bisa menjadi pilihan yang tepat karena berasal dari sumber yang valid dan bisa terpercaya. Semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar

A call-to-action text Contact us